Kamis, 21 Mei 2015

CMS (Content Management System)

Sistem manajemen konten

Sistem manajemen konten (Inggriscontent management system, disingkat CMS)[1], adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menambahkan atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs web. Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:
·         aplikasi manajemen isi (Content Management Application, CMA)
·         aplikasi pengiriman isi (content delivery application, CDA)
Elemen CMA digunakan untuk mengelola konten yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML untuk mengelola pembuatan, pengubahan, dan penghapusan isi dari suatu situs web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang webmaster. Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh pemilik situs web untuk memperbaharui situs web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda. Walaupun begitu, kebanyakan dari perangkat lunak ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan indeks, pencarian, dan pengarsipan.
CMS merupakan situs web yang menerapkan sistem ini berorientasi terhadap konten. Sudah bukan merupakan kendala yang berarti bagi manajemen atau humas suatu perusahaan/institusi/organisasi untuk memperbaharui situs webnya. Dengan hak akses dan otoritas masing-masing, setiap bagian dari perusahaan/intitusi/organisasi dapat memberikan kontribusinya kedalam website tanpa prosedur yang sulit.
Pada umumnya sebuah CMS memiliki 2 bagian kategori yaitu bagian Front-end dan Back-end.
Kecanggihan dan fitur masing-masing CMS bergantung pada CMS yang digunakan. Penggunaan sistem hirarki pengguna yang diterapkan CMS dalam hak aksesnyapun sangat bervariasi sesuai CMS masing-masing. Mulai dari level akses user anggota yang hanya dapat mengirimkan data tertentu berupa komentar, kemudian editor yang dapat mengirimkan suatu artikel/berita (untuk CMS yang menyediakan fasilitas ini), hingga level administrator yang dapat melakukan semua fitur yang ada.
Keberadaan aplikasi gratisan di Internet dan juga komunitas sumber terbuka yang semakin menjamur ikut memberikan andil yang signifikan untuk menjadikan teknologi CMS menjadi murah dari segi harga akan tetapi dengan fitur-fitur yang semakin lengkap dan canggih. Dari segi biaya implementasi pembuatan CMS sangatlah murah apalagi jika dibandingkan dengan fitur-fitur dan kemudahan yang ditawarkan. Hal inilah yang akhirnya ikut mempopulerkan CMS dan akhirnya akan menggantikan semua website konvensional yang ada.
Salah satu perangkat lunak Content Management System yang dikenal luas yaitu MediaWiki, perangkat lunak yang dipakai di Wikipedia dan proyek-proyek sejenis.

Perangkat lunak CMS[Drupal

·         Joomla
·         Wordpress
·         Plone
·         VBulletin
·         Moodle
·         MediaWiki
·         Opencart

Pemanfaatan CMS

·         Situs web perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas.
·         Portal
·         Galeri foto
·         Aplikasi E-Commerce.
·         Mengelola website pribadi/ blog.

·         Situs web pembelajaran daring (Inggris: e-learning)

PERBEDAAN CMS DAN BLOG
CMS (singkatan dari Content Management System) adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk mengelola website, seperti update dan maintenance, sehingga bisa dilakukan dengan efektif dan efisien. Dengan CMS ini maka perubahan isi website atau content bisa dilakukan dengan mudah. Setiap penulis atau editor dapat menggunakannya setiap saat tanpa perlu mengetahui hal-hal teknis. Setiap kali ada perubahan terhadap isi website, tidak perlu berhubungan dengan webmaster. Dengan demikian pengelolaan sebuah website akan menjadi lebih efisien. Contoh CMS antara lain phpNuke, joomla, mambo, drupal, dll.
Sedangkan Blog adalah website yang memuat tulisan atau artikel secara periodik, dan biasanya ada interaksi dengan user (memberi komentar).   Aplikasi blog sebenarnya adalah CMS juga, tetapi dia lebih spesifik dalam artian bahwa skalanya lebih kecil dibanding website. Fungsinya biasanya digunakan sebagai catatan harian, media publikasi dan lain-lain (bebas). Contoh Blog yg populer adalah wordpress.

Sumber:  Wikipedia

10 NEGARA TERBAIK DI ERA DIGITAL

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mempengaruhi perubahan dalam tatanan kehidupan masyarakat. Bahkan, pertumbuhan ekonomi saat ini pun mendapat pengaruh besar dari pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Hal ini dikenal dengan istilah digital economy atau ekonomi digital.

    Berbeda dengan konsep ekonomi konvensional, dalam ekonomi digital, teknologi informasi dan telekomunikasi memegang peranan penting dalam aktivitas ekonomi dan sosial. Era ekonomi digital ditandai dengan perkembangan format bisnis atau transaksi perdagangan yang memanfaatkan internet sebagai media komunikasi dan interaksi antar perusahaan atau pun individu yang biasa disebut dengan istilah electronic business (e-business) atau electronic commerce (e-commerce).


    Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Boston Consulting Group di tahun 2001, bagi negara berkembang, peningkatan penetrasi internet sebesar 10 persen akan meningkatkan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) sebesar 1-2 persen. Studi lain juga menyatakan bahwa pada negara berkembang, setiap penambahan 10 mobile phone per 100 jumlah penduduk akan mendorong peningkatan PDB sebesar 0,59 persen.


    Pesatnya dampak ekonomi digital di dunia membuat lembaga riset Economist Intelligence Unit melakukan pemeringkatan terhadap berbagai negara atas keberhasilan mereka dalam memanfaatkan TIK dalam meningkatkan perekonomian atau yang dikenal dengan Digital Economy Ranking. Pemeringkatan yang dilakukan pada tahun 2010 ini dilakukan kepada 70 negara di dunia dengan penilaian meliputi kriteria, yaitu konektivitas dan infrastruktur teknologi, iklim usaha, lingkungan sosial dan budaya, kepastian hukum, visi dan kebijakan pemerintah, serta konsumen dan adopsi usaha. Berikut 10 negara terbaik di ekonomi digital:


1.    Swedia


Keberhasilan Swedia menjadi negara yang menempati peringkat pertama sebagai negara yang sukses masuk dalam era ekonomi digital ditunjang oleh pelaksanaan rencana strategis implementasi broadband yang dikeluarkan oleh pemerintahnya pada tahun 2009. Terintegrasinya segala aspek kehidupan masyarakat, seperti sistem transportasi, sistem perbankan, fasilitas medis, serta layanan pendidikan menjadi kunci sukses Swedia memasuki era ekonomi digital. 


Selain itu, dari sisi infrastruktur, kecepatan internet menjadi hal yang memberikan pengaruh besar dalam pertumbuhan ekonomi Swedia yang pada tahun 2010 mencapai angka 5,5 persen. Swedia sendiri tercatat sebagai negara ketiga yang memiliki kecepatan internet tertinggi di dunia.


2.    Denmark


Predikat negara kedua terbaik dalam penerapan TIK sebagai pendukung perekonomian memang pantas disandang oleh Denmark. Dengan penetrasi internet yang mencapai 86,80% per 100 penduduk pada tahun 2010 serta penetrasi social media, khususnya Facebook, yang cukup tinggi 48,50% penduduk menjadikan budaya e-commerce tumbuh cukup pesat ditengah-tengah masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan total nilai perdagangan nasional melalui internet (e-commerce) pada tahun 2010 yang mencapai 74,98 miliar euro atau nilai perkapitanya sebesar 1.059,90 euro. 


Tak hanya masyarakat yang mulai memanfaatkan e-commerce pada konsumsi hariannya, pemerintah pun mulai memanfaatkan channel dalam government spending. Nilai e-commerce untuk government spending ini sendiri di tahun 2010 sebesar 1,57 miliar euro. Menjamurnya e-commerce tentunya menjadikan Denmark sebagai negara kedua terbaik dalam implementasi ekonomi digital.


3.    Amerika Serikat


Sejak tahun 2001, Amerika Serikat berhasil mendirikan unit kerja yang bertanggung jawab penuh dalam pengembangan electronic government (eGovernment). Unit ini berhasil mengembangkan United State eGovernment Strategy yang memiliki visi untuk meningkatkan kualitas layanan pemerintah kepada masyarakat, pebisnis, serta sesama pemerintah agar lebih efektif dan efisien. Salah satu kebijakan Amerika Serikat yang dapat dijadikan benchmark adalah pengembangan data.gov. Website yang diluncurkan pada tahun 2009 ini berfungsi sebagai portal informasi data pemerintahan Amerika Serikat yang dapat diakses oleh masyarakat, dunia bisnis, maupun lembaga pemerintahan lainnya. 


Selain dukungan kebijakan pemerintah tersebut, budaya e-commerce ditengah masyarakat juga menjadi pendukung keberhasilan implementasi TIK dalam meningkatkan perekonomian. Tahun 2009, transaksi e-commerce di negara terkuat dunia ini tercatat sebesar US$144,24 miliar.


4.    Finlandia


Dengan jumlah populasi pada tahun 2010 sebesar 5,4 juta penduduk, penetrasi internet di Finlandia mencapai 82,50%. Tak banyaknya jumlah penduduk ini menjadi salah satu kunci sukses pengembangan ekonomi digital di Finlandia. Diawali dengan pengembangan electronic government (eGovernment) beberapa tahun belakangan, Finlandia pun secara paralel mulai mengembangkan berbagai channel bisnis digital.


Keberhasilan ekonomi digital dari negara yang PDB per kapitanya pada tahun 2009 yang mencapai US$44.491 ini ditunjukkan dengan nilai total perdagangan melalui e-commerce yang mencapai 54,13 miliar euro pada tahun 2010. Dengan kata lain, nilai e-commerce per kapita tahun 2011 dari negara yang penetrasi Facebook-nya sebesar 36,70 persen ini adalah 798,59 euro.


5.    Belanda


Dukungan kehandalan layanan data sangat dibutuhkan dalam perkembangan ekonomi digital. Semakin terkoneksinya suatu negara, maka semakin banyak peluang untuk meningkatkan produktivitas. Selain konektivitas, kualitas akses juga sangat penting. Semakin besarnya ukuran data pada lalu lintas internet, semakin membutuhkan kualitas akses yang semakin baik pula, dan dengan harga yang terjangkau. Inilah yang menjadi dasar kuatnya ekonomi digital di Belanda.


Tak main-main investasi yang dilakukan oleh pemerintah negara ini. Sejak tahun 2009, mereka telah berhasil mengimplementasikan jaringan broabband 4G di negaranya. Dampaknya pun cukup signifikan, terlihat dari nilai total perdagangan melalui e-commerce yang meningkat dari 1,8 juta euro pada tahun 2002 menjadi 12,8 juta euro pada tahun 2009.


6.    Norwegia


Keberhasilan implementasi TIK dalam pertumbuhan ekonomi tak dapat dilepaskan dari besarnya konsumsi individu dan perusahaan dalam mengakses layanan teknologi informasi dan komunikasi, memanfaatkan berbagai macam fitur internet, aktivitas pembelian online, serta seberapa besar pemanfaatan online public service. Hal inilah yang menjadi kunci sukses Norwegia dalam mengimplementasikan ekonomi digital. Sejak 2007, penetrasi internet di negara yang beribukota Oslo ini mencapai 87,5%. Tingginya penetrasi internet ini memiliki dampak besar bagai dunia bisnis dengan sebanyak 75 persen perusahaan pada tahun 2011 telah menggunakan aplikasi mobile pada aktivitas kerjanya. 


Tak hanya itu, di masyarakat pun pembayaran online telah menjadi bagian tak terpisahkan. Terlihat dari 65 persen penduduk menggunakan cara ini dalam transaksinya sehari-hari selama tahun 2011.


7.    Hong Kong


Hingga April 2011, penetrasi internet di Hong Kong telah mencapai 84 persen dengan rata-rata subscribe melalui mobile phone atau device lainnya adalah 1,96 per orang. Selain itu, keberhasilan Hongkong dalam ekonomi digital juga terlihat dari keberhasilannya dalam meningkatkan kecepatan internet dan menurunkan biaya telekomunikasi menjadi terjangkau seluruh lapisan masyarakat. 


Selain itu, pada Mei 2011, Boston Consulting Group memaparkan hasil studi posisi Hong Kong sebagai digital city terbaik dunia. Dalam studi tersebut, dukungan kuat pemerintah dalam pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi serta kebijakan keterbukaan informasi menjadi kunci sukses pembangunan ekonomi digital di Hong Kong.


8.    Singapura


Salah satu kriteria yang menjadi penilaian dalam Digital Economy Ranking ini adalah iklim usaha yang mencakup kondisi negara dalam hal kekuatan ekonomi, pajak, peraturan persaingan usaha, tenaga kerja, dan keterbukaan terhadap perdagangan dan investasi. Singapura menjadi negara yang memiliki iklim usaha terbaik pada pemeringkatan ini. Hal ini didukung oleh laporan Doing Business 2012 yang menyatakan Singapura sebagai negara dengan peringkat pertama dalam hal kemudahan mendirikan usaha. 


The Global Enabling Trade Report tahun 2010 juga menyebutkan Singapura berhasil menempati posisi pertama sebagai negara yang sangat terbuka terhadap investasi dan perdagangan internasional. Keberhasilan Singapura dalam menjaga iklim usahanya ini pun tak lepas dari komitmennya dalam mengembangkan budaya e-commerce ditengah-tengah masyarakat. Tak hanya itu, dikembangkannya e-registration bagi usaha kecil dan menengah juga menjadi faktor pendukung keterbukaan negara kecil ini terhadap perdagangan.


9.    Australia


Berbicara tentang kebijakan ekonomi digital oleh pemerintah, mungkin Australia merupakan negara yang fenomenal. Tahun 2009, negeri Kanguru ini berhasil menelurkan sebuah rencana strategis bertajuk Australia’s Digital Economy: Future Direction. Kebijakan yang berada dibawah pengawasan Department of Broadband, Communication and the Digital Economy ini memaparkan dengan jelas peran pemerintah serta stakeholder lainnya dalam pengembangan ekonomi digital, kebijakan industri pendukung ekonomi digital, serta inovasi-inovasi andalan negara ini sebagai penunjangnya. 


Mendukung rencana strategis tersebut, pada bulan Mei 2011, pemerintah Australia kembali melakukan gebrakan dengan mensahkan National Digital Economy Strategy yang juga mendukung terciptanya National Broadband Network yang akan menjadi kunci sukses penerapan ekonomi digital di tahun 2020.


10.     Selandia Baru


Perubahan dalam dunia pendidikan Selandia Baru menjadi fondasi kuat pengembangan ekonomi digital di negara tersebut. Konsep e-learning yang dikembangkan sejak awal tahun 2000-an merupakan pilihan pemerintah untuk menjembatani kesenjangan pendidikan Selandia Baru. Demi menunjang implementasi e-learning, pemerintah melibatkan berbagai stakeholder dalam Collaborative Development Fund (CDF) sebagai pendanaan proyek tersebut. Kesiapan Selandia Baru dalam pengembangan e-learning menjadikan negara ini mendapatkan niai tertinggi pada  kriteria lingkungan sosial dan budaya dalam Digital Economy Ranking ini.


(redaksi@wartaekonomi.com)

Sumber: Warta Ekonomi No.10/2012 

Kamis, 16 April 2015

e-commerce & e-Bussiness

Perbedaan Antara e-commerce Dengan e-business


Banyak orang tahu tentang istilah e-commerce, namun hanya sedikit yang mengetahui bahwa ada perbedaan yang signifikan antara e-commerce dan ­e-business. Istilah e-commerce lebih dikenal daripada istilah e-business padahal keduanya tidaklah sama, namun kedua istilah ini tampaknya dikerucutkan menjadi satu istilah saja yaitu e-commerce mencakup juga sebagai e-business. Sebelumnya, perlu diketahui dan dipahami juga arti dari kedua istilah tersebut supaya pada pembahasan e-commerce yang lebih khusus kedua istilah ini tidak diperdebatkan lebih jauh.

E-Commerce
E-commerce merupakan kepanjangan dari Electronic Commerce yang berarti perdagangan yang dilakukan secara elektronik. Seperti halnya e-mail (Electronic Mail) yang artinya sudah diketahui yaitu pengiriman surat secara elektronik. Dalam buku Introduction to Information Technology, e-commerceberarti perdagangan elektronik yang mencakup proses pembelian, penjualan, transfer, atau pertukaran produk, layanan, atau informasi melalui jaringan computer, termasuk Internet (Turban, 2005:181).
Apabila dipilah e-commerce terdiri dari huruf e yang berarti elektronik dan commerce yang berarti perdagangan. Pada perdagangan konvensional dikenal adanya penjual dan pembeli, lalu perdagangan sesungguhnya ada barang atau jasa yang dijual dan tentu ada pembelinya. Kata ‘perdagangan’ itu sendiri berdiri dengan arti sekedar tawar menawar antara penjual dan pembeli, lalu apabila keduanya sepakat maka barulah dilakukan transaksi. Perdagangan yang seperti ini terjadi hanya ‘sesaat’ dan tidak ada relasi yang berarti antara penjual dan pembeli, dalam hal ini perdagangan hanyalah sekedar kegiatan menjual dan membeli.

E-Business
Ketika orang mengatakan “saya ada bisnis orang itu,” tentu saja banyak orang berpikir bahwa kegiatan yang akan dilakukan adalah kegiatan yang merupakan transaksi dan berisi tentang penjualan dan pembelian barang, padahal kegiatan yang akan dilakukan belum tentu seperti yang orang pikirkan. Kegiatan berbisnis bukan hanya kegiatan demi mencari keuntungan berupa uang tetapi juga keuntungan yang bersifat abstrak seperti reputasi, kemitraan, dan kepercayaan dalam bertransaksi.
E-business memiliki karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara konvensional, hanya saja e-business memiliki scope yang berbeda. Bisnis mengandalkan pertemuan antar pebisnis seperti halnya rapat ditempat khusus, atau sekedar untuk berkenalan dengan partner bisnis, sedangkan e-business mengandalkan media Internet sebagai sarana untuk memperoleh tujuannya. Menurut Turban, e-business atau bisnis elektronik merujuk pada definisi e-commerce yang lebih luas, tidak hanya pembelian dan penjualan barang serta jasa, tetapi juga pelayanan pelanggan, kolaborasi dengan mitra bisnis, e-learning, dan transaksi elektronik dalam perusahaan (2005:182).

Intisari
Kedua istilah e-commerce dan e-business apabila tidak dipahami terlebih dahulu akan membuat pembahasan tentang e-commerce itu sendiri menjadi berputar-putar dan tidak sistematis. Hal ini disebabkan karena kebingungan menentukan istilah yang paling cocok untuk mewakili konsep perdagangan dengan sarana elektronik.
Perbedaan yang mendasar antara e-commerce dan e-business adalah bahwa tujuan e-commerce memang benar-benar money oriented(berorientasi pada perolehan uang), sedangkan e-business berorientasi pada kepentingan jangka panjang yang sifatnya abstrak seperti kepercayaan konsumen, pelayanan terhadap konsumen, peraturan kerja, relasi antar mitra bisnis, dan penanganan masalah sosial lainnya.
Selain perbedaan seperti yang telah disebutkan e-commerce dan e-business juga memiliki kesamaan tujuan utama yaitu memajukan perusahaan menjadi perusahaan yang lebih besar dari sebelumnya. E-commerce dan e-business merupakan terobosan yang dapat mendongkrak penjualan melalui online marketing dan sebagai sarana mempromosikan produk melalui media Internet.


Indonesia Berbangga

Peringatan 60 Tahun KAA

Momen bersejarah Konferensi Asia Afrika menginjak usia ke-60 pada 2015 ini. Peringatan konferensi yang sangat berpengaruh terhadap perdamaian dunia tersebut akan berlangsung 19-24 April di Bandung dan Jakarta. Pada konferensi pers di Istana Presiden, Jum'at (9/1), Menteri Luar Negeri Retno P Marsudi menyatakan bahwa Pemerintah akan mengundang 106 wakil negara dan 19 organisasi internasional untuk berpatisipasi dalam acara tersebut. Tema yang akan diusung dalam Peringatan ke-60 tahun Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika adalah "Penguatan Kerjasama Negara Selatan-Selatan".

"‎Tema yang akan kita jual dalam peringatan 60 tahun KAA adalah perkuatan, straigthening, kerjasama selatan-selatan. Akan tetapi, pada saat yang sama kita juga menginginkan agar kerjasama selatan-selatan ini juga memberikan kontribusi terhadap upaya untuk mempromosikan perdamaian dan kesejahteraan dunia," paparnya.

Rangkaian kegiatan yang direncanakan meliputi  pertemuan internal antarwakil negara pada 19-23 April 2015 di Jakarta. Rencananya dimulai pertemuan tingkat pejabat tinggi, diteruskan dengan pertemuan tingkat menteri, dan diakhiri dengan pertemuan tingkat kepala negara/pemerintahannya.

Sementara itu, acara puncak peringatan akan berlokasi di Bandung, tepatnya di Gedung Merdeka yang sekarang disebut sebagai Gedung Asia Afrika. Gedung tersebut adalah lokasi dimana Konferensi Asia Afrika dulu dilaksanakan pada 1955.Selain itu, ada beberapa acara besar lainnya yang akan digelar di Bandung seperti Asia Afrika Carnival dan Asia Afrika Forum Bisnis.

Ridwan Kamil selaku Walikota Bandung berencana akan memberlakukan hari libur pada 24 April 2015 sehingga warga Bandung dapat bergabung dalam perayaan tersebut. Ia mengatakan bahwa tidak kurang dari 15 acara tingkat nasional akan disusun menuju peringatan puncak di Bandung.Selain itu, pada acara itu akan digelar konferensi HAM dan teknologi.Pihaknya juga akan mengundang CEO bisnis dunia.

"Akan ada parade lebih dari 100 negara peserta yang tampil dengan kostum nasional disertai musik masing-masing negara, mereka akan menampilkan budaya sendiri. Peringatakan Konferensi Asia Afrika tahun ini diwarnai banyak musik dan warna, pasti akan sangat berkesan," tambah Ridwan Kamil.

Sementara itu, Presiden Indonesia, Joko Widodo, menyatakan bahwa ini adalah momen yang sempurna bagi dunia untuk mengingat bahwa Indonesia telah memainkan sejarah penting dalam sejarah dunia. Ia berharap bahwa peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika dapat menghidupkan hal itu dan meminta agar semua pihak bisa mempersiapkan Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 dengan baik.

“Kita tahu ini adalah sebuah momentum yang sangat baik bagi negara kita untuk kembali mengingatkan kepada dunia bahwa kita mempunyai peran yang sangat besar pada saat itu dan kita ingin memori dan ingatan itu kita ingin angkat kembali,”jelas Jokowi.

Oleh sebab itu, lanjut Jokowi, Indonesia harus mempersiapkan peringatan KTT Asia Afrika dengan baik. Mulai dari akomodasi, logistik, pengamanan protokol, dan juga dari segi petugas kesehatan. "Karena praktis waktunya tinggal 3 bulan lagi," tegas Jokowi.

Konferensi demi Perdamaian Dunia
Konferensi Asia Afrika diadakan usai Perang Dunia II, ketika kondisi keamanan dunia belum stabil dan terjadinya Perang Dingin antara Amerika Serikat (pemimpin Blok Barat)dan Rusia (pemimpin Blok Timur). Kedua kekuatan besar yang saling berlawanan dan mencari dukungan dari negara-negara di Asia Afrika tersebut juga saat itu terus mengembangkan senjata pemusnah massal sehingga situasi dunia selalu diliputi kecemasan terjadinya perang nuklir. Dari sinilah negara-negara yang baru merdeka menggalang persatuan mencari jalan keluar demi meredakan ketegangan dunia.

Pemerintah Indonesia, melalui saluran diplomatik melakukan pendekatan kepada 18 Negara Asia Afrika untuk mengetahui sejauh mana pendapat negara-negara tersebut terhadap ide pelaksanaan Konferensi Asia Afrika demi meredakan ketegangan dunia. Ternyata umumnya mereka menyambut baik dan menyetujui Indonesia sebagai tuan rumah konferensi. Termasuk pula dukungan dan desakan dari Perdana Menteri Jawaharlal Nehru dari India yang berharap segera melaksanakan konferensi setelah melakukan pertemuan langsung dengan  Perdana Menteri Indonesia, Ali Sastroamidjojo.

Demi menggagas konferensi, pada 28 - 29 Desember 1954, atas undangan Perdana Menteri Indonesia, para perdana menteri peserta Konferensi Kolombo (Indonesia, India, Pakistan, Birma, Ceylon) mengadakan pertemuan di Bogor pada 28-31 Desember 1954 untuk membicarakan persiapan Konferensi Asia Afrika. Pertemuandi Bogor berhasil merumuskan kesepakatan tentang agenda, tujuan, dan negara-negara yang diundang pada Konferensi Asia  Afrika, termasuk persiapan penyelenggaraan KAA.

Lima perdana menteri yang hadir dalam pertemuan di Bogor adalah: Perdana Menteri Ali Sastroamijoyo dari Indonesia, Perdana Menteri Jawaharal Nehru dari India, Perdana Menteri Mohammad Ali Jinnah dari Pakistan, Perdana Menteri Sir John Kotelawa dari Srilanka, dan Perdana Menteri U Nu dari Myanmar. Kelima tokoh itulah yang kemudian dikenal sebagai Pelopor Konferensi Asia Afrika dengan hasil kesepakatan yang kemudian dikenal sebagai Konferensi Panca Negara dan Indonesia dipilih menjadi tuan rumah konferensi tersebut dimana Presiden Soekarno sebagai pemimpinpertemuan menunjuk Kota Bandung sebagai tempat berlangsungnya konferensi.

Konferensi Asia Afrika dilaksanakan Bandung dan dibuka oleh Presiden Soekarno. Para pemimpian negara yang hadir adalah: Jawaharlal Nehru dari India, Sir John Kottalawala of Srilanka, Muhammad Ali dari Pakistan, Norodom Sihanouk dari Kamboja, U Nu dari Myanmar, Abdel Nasser dari Mesir, Zhou En lai dari China, dan lainnya.

Konferensi Asia Afrika di Bandung berhasil meraih kesuksesan baik dalam merumuskan masalah umum, menyiapkan pedoman operasional kerjasama antarnegara Asia-Afrika, serta menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia. Hasil dari pertemuan tersebut kemudian dikenal sebagai "10 Dasasila Bandung" dimana di dalamnya memuat cerminan  penghargaan terhadap hak asasi manusia, kedaulatan semua bangsa, dan perdamaian dunia. Berikut adalah isi Dasasila Bandung.

1.Menghormati hak-hak asasi manusia sesuai dengan Piagam PBB.
2.Menghormati kedaulatan wilayah setiap bangsa.
3.Mengakui persamaan semua ras dan persamaan semua bangsa baik besar maupun kecil.
4.Tidak melakukan campur tangan dalam soal-soal dalam negara lain.
5.Menghormati hak tiap-tiap bangsa untuk mempertahankan diri secara sendirian atau secara kolektif.
6.Tidak melakukan tekanan terhadap negara lain.
7.Tidak melakukan agresi terhadap negara lain.
8.Menyelesaikan masalah dengan jalan damai.
9.Memajukan kerjasama dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya.
10.Menghormati hukum dan kewajiban-kewajiban internasional.

Setelah kesepakatan dari Konferensi Asia Afrika di Bandung disusun, satu per satu negara di Asia dan Afrika memperjuangkan serta memperoleh kemerdekaannya. Hal ini jugalah yang memupuskan niatan kubu Blok Barat seperti Inggris, Belanda, Perancis dan Spanyol untuk meneruskan penjajahan dalam bentuk neokolonialisme.


Kamis, 19 Maret 2015

Pengertian Internet

Internet

Internet merupakan singkatan dari interconnected networkingyang berarti jaringan komputer yang saling terhubung antara satu komputer dengan komputer yang lain yang membentuk sebuah jaringan komputer di seluruh dunia, sehingga dapat saling berinteraksi, berkomunikasi, saling bertukar informasi atau tukar menukar data. Dengan demikian, definisi INTERNET ialah “jaringannya jaringan”, dengan menciptakan kemungkinan komunikasi antar jaringan di seluruh dunia tanpa bergantung kepada jenis komputernya.

A) berikut merupakan macam-macan jaringan networking :

1. LAN (Local Are Networking) 
    
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.

 2.  Metropolitan Area Network ( MAN )

Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan adalah jaringan komputer yang  meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan departemen dimana beberapa kantor departemen tingkat kabupaten/kota  dihubungkan antara satu dengan lainnya.

3.  Wide Area Network ( WAN )
  
WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

B)  Protocol jaringan

Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. Protocol digunakan untuk menentukan jenis layanan yang akan dilakukan pada internet.

Jenis-jenis protokol jaringan :

  1. TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol), Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack
  2.  UDP ( User Datagram Protokol) , UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Protokol ini didefinisikan dalam RFC 768.
  3.  Domain Name System (DNS) , Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. 
  4.  Point-to-Point Protocol , Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan. PPP didefinisikan pada RFC 1661 dan RFC 1662.
  5. Serial Line Internet Protocol, Serial Line Internet Protocol dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.
  6. Internet Control Message Protocol (ICMP)  , adalah salah satu protokol inti dari keluarga. ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP dalam hal ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna. salah satu pengecualian adalah aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP Echo Request (dan menerima Echo Reply) untuk menentukan apakah komputer tujuan dapat dijangkau dan berapa lama paket yang dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan. protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.
  7. POP3 (Post Office Protocol), POP3 adalah kepanjangan dari Post Office Protocol version 3, yakni protokol yang digunakan untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet
  8. HTTP (Hypertext Transfer Protocol) , HTTP (Hypertext Transfer Protocol) suatu protokol yang digunakan oleh WWW (World Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini.
  9. HTTPS  , HTTPS adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris.s
    Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.
     


    sumber : https://nessaifana.wordpress.com/bab-1-pengertian-internet-dan-intranet/ https://tesiajie.wordpress.com/menu/8-jenis-jenis-jaringan/
    http://dinda-rompas.blogspot.com/2012/11/pengertian-dan-jenis-jenis-protokol.html